Kurikulum

Kompetensi

  • Kompetensi lulusan program magister adalah menemukan hal baru tentang ilmu kedokteran (penyebab, gejala, mekanisme, diagnosis, dan pencegahan penyakit).
    Kompetensi utama adalah lulusan mampu berperan serta dalam menanggulangi masalah penyakit tetapi tidak memberikan terapi, termasuk menghasilkan penelitian penyakit tropis yang berdaya guna, dengan mengaplikasikan secara menyeluruh dan terpadu semua kurikulum Kedokteran Tropis, sehingga dapat menurunkan angka kejadian penyakit tropis di masyarakat.
  • Kompetensi pendukung adalah yang menunjang untuk tercapainya kompetensi utama di dalam mata kuliah Metodologi Penelitian, Biostatistik & Komputer Statistik serta Ilmu Filsafat dan Bioetika Kedokteran. Mahasiswa diharapkan:
    - Mampu berperan sebagai manager dalam menjalankan manajerial di komunitas profesi maupun di masyarakat dalam menanggulangi masalah penyakit tropis.
    - Mampu melakukan pemecahan masalah berdasar hakekat ilmu pengetahuan, bioetik, dan melakukan penelitian sesuai metode dan analisis biostatistik yang benar.

Kompetensi pendukung yang menjadi ciri dari lulusan program studi adalah penguasaan kompetensi pada penyakit Malaria, TB dan Kecacingan. Kompetensi yang diharapkan adalah :

  • Mampu berperan dalam menentukan diagnosis Malaria, TB dan Kecacingan.
  • Mampu berperan dalam penyusunan rencana penanganan kasus Malaria, TB dan Kecacingan secara tuntas dan menyeluruh.
  • Mampu memberi saran penanganan kasus Malaria, TB dan Kecacingan. pada tingkat komunitas.
  • Mampu memberi saran pada pengambil keputusan dalam hal pengendalian kasus Malaria, TB dan Kecacingan.

Catatan: Pengertian tentang kompetensi utama, pendukung, dan lainnya dapat dilihat pada Kepmendiknas No. 045/U/2002.

Struktur Kurikulum
Beban studi program magister bagi peserta adalah 44 SKS yang dijadwalkan untuk 4 (empat) semester dan dapat ditempuh dalam waktu kurang dari 4 (empat) semester dan selama-lamanya 10 (sepuluh) semester termasuk penyusunan tesis, setelah program sarjana, atau yang sederajat (Kepmendiknas No. 232/U/2000).

Struktur kurikulum (perkuliahan, tugas-tugas khusus, penelitian tesis, penulisan hasil penelitian tesis) serta keterkaitan di antaranya.

Kurikulum pendidikan berorientasi kepada perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi ilmu kedokteran dan kebutuhan stakeholders sehingga sesuai dengan visi, misi, sasaran, dan tujuan program studi untuk dapat menghasilkan sumber daya manusia berkualitas, profesional, dan berbudi luhur yang mempunyai kepedulian terhadap kepentingan masyarakat.

- Kurikulum
Kurikulum Pendidikan Program Studi Ilmu Kedokteran Tropis dilaksanakan dalam 4 semester, mahasiswa diwajibkan untuk mengikuti semua mata kuliah.

- Beban studi
Beban Studi Program Studi Ilmu Kedokteran Tropis adalah 44 sks, sesuai dengan rentangan jumlah SKS yang tertuang dalam SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan 232/U/2000. Setiap materi diatur dengan perhitungan satuan kredit semester (sks).